Ir.H. ATENG SUTISNA TINJAU PEMBANGUNAN BENDUNG CARIANG: HARAPAN BESAR PETANI UNTUK IRIGASI PERMANEN
SUMEDANG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, H. Ateng Sutisna, melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan Bendung Cariang yang terletak di Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, Jumat (5/6/2026).
Dalam unggahannya Ir.H.Ateng Sutisna. Tinjau langsung Bendungan Cariang Sumedang
Kunjungan ini dilakukan untuk melihat secara nyata progres pembangunan serta mendengarkan langsung harapan dan aspirasi ribuan petani yang menggantungkan nasib pertaniannya pada kelancaran aliran air dari bendungan tersebut.
Dalam pantauannya, H. Ateng Sutisna menegaskan bahwa pembangunan Bendung Cariang bukan sekadar proyek infrastruktur biasa, melainkan nyawa bagi pertanian di wilayah tersebut. Bendung ini direncanakan akan mengairi lahan persawahan seluas sekitar 2.000 hingga 3.000 hektare yang menjadi tumpuan hidup ribuan keluarga petani di Sumedang.
Di sini saya melihat langsung harapan yang begitu besar dari para petani. Bendung ini sebenarnya rusak sejak tahun 2021, dan kini pembangunannya dengan nilai investasi mencapai Rp 64 miliar ini harus segera tuntas dibangun secara permanen dan kokoh," ujar H. Ateng Sutisna saat memberikan keterangan di lokasi.
Politisi yang dikenal peduli terhadap sektor pertanian ini menekankan agar pembangunan berjalan maksimal dan selesai tepat waktu sesuai target selama dua tahun ke depan. Keberadaan bendungan yang kokoh dan berfungsi baik akan menjamin ketersediaan air irigasi yang memadai, sehingga hasil panen petani bisa meningkat drastis dan ekonomi masyarakat pun ikut terangkat.
Pembangunan ini menyangkut kehidupan dan kesejahteraan ribuan petani. Oleh karena itu, saya minta agar pengerjaannya dipercepat, diawasi dengan ketat, dan selesai tepat waktu agar manfaatnya segera dirasakan langsung oleh masyarakat luas," tegasnya.
H. Ateng Sutisna berharap, setelah selesai nanti, Bendung Cariang mampu menjadi tulang punggung ketahanan pangan di wilayah Sumedang dan sekitarnya, sekaligus menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memajukan sektor pertanian rakyat.
( Tim red )


