-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Tag Terpopuler

KETUA ORMAS PEMUDA PANCASILA ( PP ) PAC KECAMATAN SAGALAHERANG BESERTA KARANG TARUNA DAN WARGA MASYARAKAT MEKARSARI PERSIAPKAN RENCANA RUWATAN SELAMATAN BUMI DAN BERHARAP BAPAK KDM GUBERNUR JABAR HADIR

5/31/26 | 5/31/2026 WIB Last Updated 2026-05-31T15:47:36Z

KETUA ORMAS PEMUDA PANCASILA PEKIR DAN ANGGOTA ( PP )  PAC KECAMATAN SAGALAHERANG BESERTA KARANG TARUNA DAN WARGA MASYARAKAT MEKARSARI PERSIAPKAN RENCANA  RUWATAN SELAMATAN BUMI DAN BERHARAP BAPAK KDM GUBERNUR JABAR HADIR

 

SUBANG – Warga Kampung Mekarsari RT 29 RW 10, Dan Karangtaruna Desa Sagalaherang Kaler, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang, merasakan suasana sakral dan penuh kebersamaan dalam perencanaan acara Ruwatan, Selamatan dan Syukuran Bumi. Kegiatan ini digelar atas inisiatif dan diselenggarakan langsung oleh jajaran Pengurus PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Sagalaherang, Beserta warga masyarakat kampung Mekarsari dan karang taruna dipimpin oleh Ketuanya,

Bapak Fekir, didampingi seluruh anggota serta pengurus lainnya, termasuk Ibu Puri Sartika selaku Ketua Srikandi Unit PAC setempat. Penyelenggaraan akan berlangsung pada Kamis, 2 Juli, 2026. dan dirangkai dengan pertunjukan kesenian tradisional khas tatar Sunda, Pagelaran Wayang Golek berjudul Gentra Pawenang Putra, yang dibawakan oleh dalang muda berbakat Nandan Asep Caswan Das beserta rombongan. Acara ini juga dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Krida Pertanian, mengingat wilayah ini merupakan kawasan pertanian dan perkebunan yang menjadi tumpuan hidup masyarakat setempat.

 

Bapak Fekir selaku Ketua Panitia sekaligus pimpinan organisasi menjelaskan, tujuan utama kegiatan ini adalah ungkapan rasa terima kasih dan syukur segenap masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas tanah yang subur, air yang melimpah, serta segala kemudahan dan hasil bumi yang senantiasa diperoleh. Selain itu, makna mendalam lainnya adalah sebagai wujud upaya penyucian lingkungan, memohon keselamatan, terhindar dari bencana atau musibah, serta memohon agar alam senantiasa memberikan manfaat dan kesejahteraan bagi seluruh penghuninya.

 

Kami dan seluruh anggota berinisiatif menggelar acara ini sebagai wujud tanggung jawab sosial dan budaya. Kami ingin menjaga warisan leluhur, sekaligus mengingatkan kembali betapa pentingnya menjaga hubungan yang harmonis antara manusia dengan alam dan Pencipta. Momen ini juga menjadi pengingat akan kemuliaan usaha pertanian sebagai tumpuan ketahanan pangan dan kekuatan ekonomi daerah,” ujar Bapak Fekir.

 

Mengingat besarnya nilai dan manfaat kegiatan ini bagi masyarakat luas, Organisasi Kemasyarakatan Pemuda Pancasila menyampaikan bahwa untuk pemenuhan kebutuhan anggaran dan biaya penyelenggaraan serta pengembangan kegiatan serupa ke depannya, pihaknya sedang menyusun dokumen rencana kerja dan rincian biaya dalam bentuk usulan permohonan bantuan. Dokumen tersebut akan disampaikan kepada para pihak, dermawan, donatur, dan masyarakat luas yang peduli serta mendukung pelestarian budaya dan kesejahteraan masyarakat.

 

Lebih jauh, pengurus dan segenap anggota sangat besar harapannya agar kegiatan yang bernilai luhur ini mendapat perhatian, dukungan, serta perkenan kehadiran secara langsung maupun dukungan materil dan moril dari Bapak Gubernur Jawa Barat, Bapak Aing Bapak Dedi Mulyadi Yang di sapa akrabnya Kang Dedi Mulyadi (KDM )  Dukungan tersebut dinilai sangat berarti, tidak hanya demi kelancaran acara saat ini, tetapi juga sebagai dorongan semangat bagi pemuda dan masyarakat untuk terus menjaga tradisi, membangun wilayah, serta berkontribusi nyata bagi kemajuan Provinsi Jawa Barat pada umumnya dan Kabupaten Subang khususnya.

 

Kehadiran dan dukungan Bapak Gubernur Jabar  KDM  Gubernur pilihan Kami Rakyat Jabar gubernur idaman dan kebanggaan masyarakat Jabar akan menjadi dorongan semangat luar biasa bagi kami semua. Ini bukti bahwa pemerintah sangat memperhatikan upaya warga dalam melestarikan budaya sekaligus mendukung sektor pertanian yang menjadi nyawa kehidupan di daerah kami,” tambahnya.

 

Peran perempuan dalam kegiatan ini juga sangat menonjol, Ibu Puri Sartika bersama jajaran Srikandi berperan aktif mulai tahap persiapan, pelayanan hingga kelancaran jalannya acara, membuktikan kebersamaan dan kerja sama yang kokoh di dalam organisasi maupun bersama seluruh lapisan masyarakat.

 

Pagelaran Wayang Golek yang disajikan memikat hati penonton dari anak‑anak hingga orang tua. Di balik kisah yang dibawakan, terselip pesan kearifan lokal, ajaran hidup selaras dengan alam, serta semangat menjaga kelestarian lingkungan—sangat penting mengingat Sagalaherang merupakan kawasan pegunungan yang berfungsi sebagai daerah tangkapan air dan penyangga lingkungan bagi wilayah sekitarnya.

 

Warga menyambut gembira langkah yang diambil, menilai kegiatan ini mempererat persatuan, menjaga identitas budaya, serta meneguhkan kembali keterikatan masyarakat dengan tanah kelahirannya. Diharapkan tradisi baik ini terus berlanjut, membawa berkah, keselamatan dan kemajuan, serta menjadi contoh nyata peran aktif organisasi kemasyarakatan dalam membangun daerah dari tingkat paling akar sekaligus melestarikan kekayaan budaya bangsa.

  ( N Jaelani )

×
Berita Terbaru Update