Bantuan Pangan Beras di Desa Dayeuhkolot Banyak Dihapus, Warga Pertanyakan Langkah Dinsos Subang
SUBANG – Penyaluran bantuan pangan beras dari Pemerintah di Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang menuai sorotan dan pertanyaan dari masyarakat. Pasalnya, sejumlah besar warga yang sebelumnya terdata sebagai penerima manfaat justru dicoret dari daftar penerima kali ini.
Menurut keterangan salah satu petugas pelaksana di lapangan yang berinisial G, alasan pencoretan nama-nama warga tersebut dikarenakan dianggap tidak lagi memenuhi syarat, terindikasi dalam kategori terdata dan terdeteksi memiliki catatan terkait judi.
Kondisi ini tentu memicu kekecewaan mendalam bagi warga Desa Dayeuhkolot. Sebagian besar warga yang namanya dihapus mengaku baru saja merasakan manfaat bantuan pangan tersebut dalam kurun waktu belum genap satu tahun. Harapan mereka agar bantuan ini tetap berlanjut guna meringankan beban ekonomi justru pupus secara tiba-tiba.
Warga memandang keputusan ini terasa berat mengingat mayoritas yang kehilangan haknya tidak memiliki penghasilan tetap, bahkan tidak memiliki lahan sawah garapan. Artinya, mereka sepenuhnya harus membeli kebutuhan pokok beras setiap hari. Bantuan tersebut sebelumnya sangat berarti dan menjadi penopang kehidupan bagi keluarga-keluarga kurang mampu di wilayah itu.
Merespons hal tersebut, warga meminta pihak Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Subang untuk melakukan evaluasi menyeluruh dan bertindak dengan kebijaksanaan dalam pengambilan keputusan di lapangan. Warga berharap proses verifikasi dan validasi data dilakukan dengan teliti dan transparan, agar tidak terjadi kesalahan sasaran yang justru merugikan masyarakat yang benar-benar membutuhkan perlindungan sosial dan bantuan pangan demi kelangsungan hidupnya.
( Tim red )
