Melalui Penggemukan Sapi, BUMDes Desa Sanca Tetap Berjuang Wujudkan PADes
SUBANG – Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Sanca, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang terus berjalan dinamis dan beradaptasi demi mencari bentuk usaha yang tepat guna mendongkrak Pendapatan Asli Desa (PADes).
Awalnya, BUMDes Desa Sanca merencanakan dua sektor unggulan untuk ketahanan pangan, yaitu budidaya tanaman jagung dan usaha penggemukan sapi. Namun rencana tersebut harus menghadapi tantangan saat usaha pertanian jagung terpaksa berhenti karena terserang hama tikus sehingga mengalami kegagalan panen.
Pengurus BUMDes kemudian berupaya mengalihkan arah pengelolaan dengan merencanakan pembukaan usaha air kemasan. Sayangnya, rencana ini belum dapat direalisasikan hingga saat ini karena terkendala perizinan produk serta kebutuhan tambahan modal sekitar Rp80 juta.
Meski menghadapi sejumlah kendala, BUMDes Desa Sanca tidak berhenti berusaha. Kini fokus pengelolaan diarahkan dan terus berjalan optimal pada usaha penggemukan sapi.
Alhamdulillah saat ini usaha penggemukan sapi kami berjalan cukup baik. Saat ini kami memiliki 8 ekor sapi, dengan rata-rata harga jual mencapai Rp12 juta per ekor. Jika dihitung, kini nilai aset kami mencapai sekitar Rp96 juta, dari modal awal yang disiapkan sebesar Rp90 juta," ungkap Ketua BUMDes Desa Sanca.
Pihak pengelola menaruh harapan besar agar usaha ini dapat terus berkembang dan berkelanjutan. Target yang diinginkan adalah mampu menyumbang Pendapatan Asli Desa sekitar Rp25 juta dalam kurun waktu satu tahun ke depan.
Kami berharap usaha ini semakin maju dan berkembang pesat, sehingga bisa menghasilkan keuntungan yang optimal bagi PADes. Semoga segala pengelolaan BUMDes ini senantiasa bermanfaat bagi masyarakat dan berjalan sesuai harapan kita semua," pungkasnya.
" Redaksi "



